Selasa, 30 Desember 2014

CERPEN Antara Persahabatan dan Cinta



ANTARA PERSAHABATAN DAN CINTA
Bermodalkan pendengaran yang efektif dan simpati  yang tinggi itulah sifat Naylul yang membuat teman sekelasnya banyak yang nyaman menceritakan semua masalah pada ” si umi” julukannya di kelas 9 f. karakternya yang mau memberikan nasihat ketika temannya mendapatkan masalah memang hal yang sangat membuat teman-teman awet bersahabat dengannya, tak terkecuali  Dwi. Gadis kelahiran 6 November 1994 ini memang sering menceritakan banyak hal pada naylul terutama masalah percintaanya. Semua tentang apa yang dirasakan oleh dwi memang selalu disampaikan pada Nay, bahkan tak jarang dia selalu menuruti apa yang dikatakan sahabat dekatnya itu.
Namun, Kisah cintanya yang baru dimulai beberapa minggu menjadi salah satu hal yang ditutupi Dwi pada Nay. Karakter Dwi yang takut tak disetujui oleh sahabat dekatnya itu membuatnya menutupi hubungan asmara dengan Aji. Namun baru satu hari menjalani hubungan tiba-tiba kabar itu sampai ditelinga Nay, dengan tampak marah dan kecewa Nay bertanya pada Dwi. Seketika itu Dwi hanya mampu terdiam, dari kediamannya itu pula yang membuat Nay menjadi lebih kecewa. Gadis yang sangat senang mendengarkan curhatan temannya ini menyampaikan pada Dwi bahwa “Aji bukanlah orang yang baik baginya”. Perkataan Nay tersebut justru menimbulkan banyak polemik di lingkungan sekolahnya.
Semenjak Nay mengucapkan kalimat “Aji bukanlah orang yang baik bagi Dwi” memang hubungan dua sahabat ini merenggang. Mereka sudah tak pernah lagi terlihat mengobrol. Banyak teman kelas yang menganggap Nay cemburu pada Dwi karena mereka mengira Nay memiliki perasaan pada Aji. Teman kelasnya menuduh hal itu karena Nay tidak pernah memberikan alasan yang jelas mengapa ia tak merestui hubungan sahabatnya itu.
Semakin hari konflik antara dua sahabat semakin memuncak, hampir satu minggu mereka tak bersama untuk saling menatap wajahpun mereka sangat jarang. Hingga akhirnya tanggal 5 november 2011 surat undangan ulang tahun  disebar oleh Dwi. Semua teman di kelas dimohonkan untuk datang ke acara ulang tahunnya yang ke 17 itu, tak terkecuali Nay. Dengan wajah yang sedikit takut Dwi hanya memberikan undangan kepada Nay. Dalam hati Dwi sangat mengaharapkan kedatangan sahabatnya itu, karena dia sangat merindukan kebersamaan yang seperti dulu. Nay memang memiliki sifat yang cukup keras kepala dia anak cukup menjaga gengsinya, dengan sifatnya itu membuatnya tak mungkin datang ke pesta ulang tahun sahabatnya. Banyak nasihat yang diberikan pada Nay agar datang ke pesta ulang tahun tersebut hingga ada satu kata “Jangan Seperti Anak Kecil Terus Lah Nay”  kata inilah yang membuat gadis berbintang Leo ini akhirnya memutuskan untuk datang ke Pesta ulang tahun sahabatnya.
Dengan membawa kado sapu tangan biru yang di balut kertas hitam itu Nay melaju kearah rumah Dwi. Sesampainya ke pesta itu Nay masih saja mempertahankan Gengginya, hingga untuk memberikan kadonya saja dia enggan. Dengan wajah yang masih suram dan seperti tak ikhlas akhirnya Gadis Leo ini memberikan Kado kepada Dwi tanpa mengucapkan kalimat apapun. Dengan mata yang berkaca-kaca Dwi mengucapkan terimakasih atas kehadiran sahabat yang dulu sangat dekat dengannya ini.
Memang bukan hal mudah bagi seorang Nay untuk memaafkan kesalahan temannya apalagi sahabat dekatnya, meskipun banyak fitnah yang muncul dari konflik tersebut dia tetap tak peduli. Dengan puncak masalah dimana teman dekatnya yang lain ikut mempertanyakan apakah Nay benar-benar menyukai Aji atau konflik ini terjadi hanya karena kesalahpahaman antar sahabat yang tak bisa di maafkan oleh Nay? Dengan berbagai anggapan dan pertanyaan tersebut sebenarnya Nay sendiri tak tahu alasan dirinya melarang hubungan Aji dan Dwi. Hanya saja dia menggunakan feeling bahwa Aji tak baik untuk sahabatnya.
Karena semua teman sekolah memangdang buruk dan menyudutkan Nay, seketika Nay di jauhi banyak teman-temannya. Kejadian ini membuat Nay sadar bahwa sifatnya memang masih kurang dewasa dan konfilk ini memang kurang masuk akal untuk dipermasalahkan. Pada akhirnya Nay meminta maaf pada sahabatnya dan menyetujui hubungan percintaan Dwi. Mereka kembali dekat, Nay mencoba menahan ketidaksukaan kepada Aji demi persahabatannya.
Dua minggu berlalu, saat jam pelajaran sejarah kosong ada suara isak tangis dari seorang gadis, ternyata suara tangisan itu suara Dwi. Kedekatan Nay dan Dwi sangat tampak disaat itu, dengan sabar dia mendengarkan sahabatnya yang bercerita sambil menangis. Tak disangka hal yang membuat gadis kelahiran 6 november ini adalah putusnya hubungan percintaannya dengan Aji. Hal yang lebih menyakitkan lagi ternyata selama ini Dwi hanya dipermainkan saja oleh Aji. Dia mendekati Dwi hanya karena penasaran dengan kepolosannya dan setelah mendapatkannya dia mencampakannya.
“Ya, inilah jawabanku atas pertanyaanmu tentang mengapa aku tak merestui hubunganmu dan Aji”itu kalimat yang diucapkan Nay setelah mendengar kisah putusnya hubungan Dwi. Memang dari awal Nay sudah merasakan feeling yang tak baik dari sosok Aji, namun dia tak berani mengungkapkannya di depan Dwi dan teman sekelasnya. Kini semua teman sekolah terutama Dwi mengetahui alasan Nay tak suka akan kedekatannya dengan Aji.
          Kesal, marah, sedih dan menyesal yang sekarang dirasakan oleh Dwi, dia merasa sangat menyesal mengapa dia tak pernah mendengarkan nasihat sahabat dekatnya tentang Aji. Namun semua telah terjadi kini kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi wanita yang baru merayakan ulang tahun yang ke 17. Pelajaran yang lain yang sangat berharga ternyata persahabatan jauh lebih penting dibangingkan cinta yang belum tentu setia.”maafin aku Nay, kamu adalah sahabat yang selalu memahami kelemahanku tentang cinta. Aku tahu kamu belum pernah pacaran, tapi memang Cuma kamu yang tahu tentang bagaimana mendapatkan cinta yang pantas untuk kita..tetap genggam tangan aku untuk mendapatkan cinta yang sesungguhnya ya sahabatku”itu kalimat yang keluar dari Dwi sambil memul sahabat dekatnya Nay.

Value: Sahabat jangan pernah salah memilih antara persahabatan dan cinta yah? Terkadang kita memang dibutakan oleh cinta namun sebenarnya kentalnya pershabatan itu jauh lebih penting. Karena kita bisa saja menemukan cinta yang sesungguhnya dari persahabatan.

Karya: Devy Mukaromah





1 komentar:

  1. kenapa pke nama depanku, terus yg cwo inisialnya A lagi?
    hiks....

    BalasHapus

Silahkan komentar dengan sopan, teman