TIK DALAM
PEMBELAJARAN MODERN BK
Makalah
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah TIK
Dosen pengampu Yoga
Eska Pambudi Utama, S.Kom
Oleh
Devy Mukaromah
(1301413078)
JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2014
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 latar
Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin
pesat berdampak pada kehidupan masyarakat, karena pada dasarnya di zaman modern
kehidupan masyarakat tidak akan lepas dari ilmu pengetahuan dan teknologi.
Seperti halnya komputer yang merupakan bagian dari teknologi
informasi kini mewabah dan hamper semua kegiatan menggunakan komputer. Contoh
yang dapat di lihat adalah pendaftaran sekolah yang kini cukup mendaftar
melalui nternet. Hal tersebut juga nampak pada proses pembelajaran di hampir
semua sekolah. Pada era sekarang pembelajaran termasuk didalamnya bimbingan dan
konseling telah bergeser dari pembelajaran tradisional menuju pembelajaran
berbasis perkembangan teknologi. Seorang konselor kini tidak bias hanya
mengandalkan media manual saja, tidak cukup hanya berceramah saja saat
memberikan penyuluhan klasikal sambil menulis di papan tulis karena itu hanya
membuat siswa menjadi bosan. Namun ketika seorang konselor dapat menggunakan
power point dengan efek animasi, audio dan transisi yang di sukai anak itu akan
lebih membuat anak memahami penyuluhan yang d sampaikan.
Apabila konselor
tetao dengan pembelajaran tradisional tanpa memperhatikan perkembangan zaman
atau tidak mau menggunakan teknologi informasi yang ada maka tjuan bimbingan dan
konseling tidak dapat diwujudkan secara maksimal. Hal inilah yang membuat
penggunaan teknologi informasi dalam bimbingan dan konseling harus di
aplikasikan.
1.2 Rumusan
Masalah
a.
Bagaimana
penjelasan mengenai pembelajaran modern ?
b.
Bagaimana
pengertian TIK?
c.
Bagaimana
fungsi TIK?
d.
Bagaimana
manfaat TIK?
e.
Bagaimana
penjelasan mengenai bimbingan dan konseling?
f.
Bagaimana
pengembangan media pembelajaran dalam BK?
1.3 Tujuan
Penulisan
a.
Untuk
mengetahui tentang pembelajaran modern?
b.
Untuk
mengetahui TIK?
c.
Untuk
mengetahui manfaat TIK?
d.
Untuk
mengetahui fungsi TIK?
e.
Untuk
mengetahui tentang BK?
f.
Untuk
mengetahui contok aplikasi tik dalam pembelajaran bimbingan dan konseling.
1.4 Manfaat
Penulisan
a.
Dapat
memahami hakikat TIK dan BK
b.
Dapat
memahami latar belakang tik dalam bimingan dan konseling
c.
Dapat
memahami fungsi dan manfaat tik
d.
Dapat
memahami aplikasi tik dalam bimbingan dan konseling
BAB
II
PEMBAHASAN
1.1 Pembelajaran
Modern
Pembelajaran modern adalah
situasi
atau
kegiatan
belajar
mengajar
yang disesuaikan dengan karakter
anak
dan
perkembangan
ilmu
pengetahuan
teknologi
informasi
dan
komunikasi
(IPTEK). Empat prinsip pokok pembelajaran abad ke 21 yang
digagas Jennifer Nichols :
(1) instruction should be
student-centered;
(2) education should be collaborative;
(3) learning should have context;
(4) schools should be integrated with
society.
1) Instruction should be student-centered
Pengembangan
pembelajaran seyogyanya menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada
siswa. Siswa ditempatkan sebagai subyek pembelajaran yang secara aktif
mengembangkan minat dan potensi yang dimilikinya. Siswa tidak lagi dituntut
untuk mendengarkan dan menghafal materi pelajaran yang diberikan guru, tetapi
berupaya mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya, sesuai dengan
kapasitas dan tingkat perkembangan berfikirnya, sambil diajak berkontribusi
untuk memecahkan masalah-masalah nyata yang terjadi di masyarakat.
2) Education
should be collaborative
Siswa
harus dibelajarkan untuk bisa berkolaborasi dengan orang lain. Berkolaborasi
dengan orang-orang yang berbeda dalam latar budaya dan nilai-nilai yang
dianutnya. Dalam menggali informasi dan membangun makna, siswa perlu didorong
untuk bisa berkolaborasi dengan teman-teman di kelasnya. Dalam mengerjakan
suatu proyek, siswa perlu dibelajarkan bagaimana menghargai kekuatan dan
talenta setiap orang serta bagaimana mengambil peran dan menyesuaikan diri
secara tepat dengan mereka.
3) Learning
should have context
Pembelajaran
tidak akan banyak berarti jika tidak memberi dampak terhadap kehidupan siswa di
luar sekolah. Oleh karena itu, materi pelajaran perlu dikaitkan dengan
kehidupan sehari-hari siswa. Guru mengembangkan metode pembelajaran yang
memungkinkan siswa terhubung dengan dunia nyata (real word). Guru
membantu siswa agar dapat menemukan nilai, makna dan keyakinan atas apa yang
sedang dipelajarinya serta dapat mengaplikasikan dalam kehidupan
sehari-harinya. Guru melakukan penilaian kinerja siswa yang dikaitkan dengan
dunia nyata.
4) Schools should be integrated with society
Dalam
upaya mempersiapkan siswa menjadi warga negara yang bertanggung jawab, sekolah
seyogyanya dapat memfasilitasi siswa untuk terlibat dalam lingkungan sosialnya.
Misalnya, mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat, dimana siswa dapat belajar
mengambil peran dan melakukan aktivitas tertentu dalam lingkungan sosial. Siswa
dapat dilibatkan dalam berbagai pengembangan program yang ada di masyarakat,
seperti: program kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, dan sebagainya.
Selain itu, siswa perlu diajak pula mengunjungi panti-panti asuhan untuk
melatih kepekaan empati dan kepedulian sosialnya.
1.2 Pengertian
TIK dan BK
2.1.1 Pengertian Teknologi dan
Informasi
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) teknologi
informasi dan komunikasi memilki pengertian
dari setiap suku kata yaitu sebagai berikut:
- Teknologi
adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan
bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia
- Informasi
adalah penerangan atau pemberitahuan tentang suatu kabar ataupun sebuah
berita
- Komunikasi
adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau
lebih sehingga pesan yg dimaksud dapat dipahami
Jadi dari pengertian suku kata dapat di simpulkan pengertian
Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah suatu sarana umtuk memberitahukan suatu
kabar atau berita kepada 1 orang atau lebih untuk kenyamanan kehidupan manusia.
Berbeda dengan pengertian di
atas Williams dan Sawyer menyatakan
bahwa teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi(
komputer dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara
atau video).
Dari pengertian di atas dapat kelompok kami menyimpulkan
bahwa teknologi informasi dan komunikasi adalah sarana pemanfaatan komputer
sebagai alat untuk memproses, menyajikan, serta mengelola data dan informasi
dengan berbasis peralatan komunikasi yang juga dapat digunakan untuk
menyampaikan pesan atau informasi kepada orang lain.
2.1.2
Pengertian Bimbingan dan Konseling
Bimbingan menurut Mortesen dan
Semuller (dalam Prayitno dan E. Amti 1994:94) adalah bagian dari keseluruhan
pendidikan yang membantu menyediakan kesempatan-kesempatan pribadi dan layanan
staff ahli dengan cara setiap individu dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan
dan kesanggupannya sepenuh-penuhnya sesuai dengan ide-ide demokrasi. Sedangkan
menurut Benard &Fullmer (dalam Prayitno & E.Amti 1994:101) konseling
meliputi pemahaman dan hubungan individu untuk mengungkapkan kebutuhan,
motivasi, dan potensi-potensi yang unik dari individu dan membantuyang
bersngkutan untuk mengapresiasi hal tersebut.
Dari pemaparan diatas kelompok kami
menyimpulkan bimbingan dan konseling adalah proses pemberian bantuan yang
dilakukan melalui wawancara konseling oleh sorang konselor kepada konseli
secara berkesinambungan, sistematis, dan normatif yang bermuara terselesaikannya permasalahan
klien serta dapat memanfaatkan potensi yang dimilki dan sarana yang ada
sehingga individu dapat memahami dirinya sendiri untuk mencapai perembangan
yang optimal dan menjadi individu yang mandiri.
2.2
Latar Belakang pemanfaatan Tik dalam Bimbingan dan Konseling
Dewasa ini didunia modern, dituntut
dengan adanya kemampuan untuk memanfaatkan teknologi informasi kedalam semua
bidang pekerjaan, termasuk dalam melaksanakan konseling oleh seorang konselor .
Maka dari itu sangat diperlukan sekali pemanfaatan teknologi informasi dalam
pelaksanaan konseling .
Dalam dunia pendidikan yang semakin
berkembang saat ini kita telah dikenalkan dengan banyak tentang
aplikasi-aplikasi media pembelajaran berbasis TIK, mulai dari penggunaan
media internet (website), aplikasi belajar, kamus
elektronik, media flash, film/video dan lain sebagainya
hinga yang paling sering dijumpai yaitu power point. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah
menghadirkan tantangan baru bagi praktisi bimbingan dan konseling. Seperti
halnya yang telah kita ketahui bahwa model pendekatan baru cybercounceling mulai
sering diminati oleh para praktisi bimbingan dan konseling baik disekolah atau
di luar sekolah. Berdasarkan hal diatas maka TIK bagi dunia bimbingan dan
konseling adalah tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk
menyiarkan program-progam pendidikan dan layanan yang ada.
Dalam dunia bimbingan dan konseling
penggunaan media dalam pemberian layanan dirasa lebih efektif dan menarik bagi
siswa sehingga ketercapaian layanan dirasakan lebih optimal, karena dengan
berbasis TIK berbagai tampilan layanan dapat diperoleh dan dibermanfaatkan
dengan lebih baik seperti media flash, ebook,
artikel internet dan tentunya masih banyak aplikasi TIK lainnya.
Dengan begitu baik guru pembimbing maupun siswa nantinya dapat
memperoleh dan memanfaatkan segala media yang ada dalam mencapai tujuan layanan
yang diinginkan.
2.3
Fungsi TIK
Fungsi umumnya yaitu:
1.
Publikasi: Teknologi informasi dimanfaatkan sebagai
sarana pengenalan kepada masyarakat luas dan juga sebagai pemberi informasi
mengenai BK serta implementasi layanannya
2. Pelayanan
dan bantuan: Bimbingan konseling dilakukan secara tidak langsung dengan bantuan
teknologi informasi. Teknologi informasi dimanfaatkan sebagai sarana pendukung
untuk menciptakan layanan yang lebih kreatif dan inovatif, misalnya penggunaan
media power point dan video dalam melakukan bimbingan kelompok sesuai dengan
jenis masalah yang ingin diselesaikan.
3.
Pendidikan:
Informasi yang diberikan melalui sarana TI ini mengandung unsur pedidikannya.
Misalnya layanan BK berbasis website yang menyajikan beragam tema tentang
pengembangan pendidikan karakter.
Sedangkan fungsi khususnya adalah sebagai berikut:
a. Mempermudah
konselor dalam menyusun, mencari dan juga mengolah data.
b. Menjaga
kerahasiaan suatu data, karena dengan teknologi memungkinkan untuk menguncinya
dan tidak sembarang orang dapat mengaksesnya
c. Membantu
individu maupun kelompok untuk dapat berkonseling dengan lebih mudah karena dapat dilakukan kapan saja
dan dimana saja.
d. Memberikan kesempatan kepada
individu untuk berkomunikasi lebih baik dengan menggunakan informasi yang
mereka terima tanpa perlu bertemu secara fisik
2.4
Manfaat Tik
Wahidin (2009:12) menyatakan bahwa “terdapat beberapa
pemanfaatan TIK dalam pembelajaran diantaranya adalah presentasi, demontrasi, virtual
experiment, dan kelas virtual”.
(1)
Presentasi
Presentasi merupakan cara yang sudah lama digunakan, dengan
menggunakan OHP atau chart. Peralatan yang digunakan sekarang biasanya
menggunakan sebuah komputer atau notbook dan LCD proyektor. Ada beberapa
keuntungan jika kita memanfaatkan TIK diantaranya kita bisa menampilkan animasi
dan film, sehingga tampilannya menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa untuk
menangkap materi yang kita sampaikan. program analisis data, sistem data base,
power point.
2) Demonstrasi
Demontrasi biasanya digunakan untuk menampilkan suatu
kegiatan di depan kelas, misalnya eksperimen. Kita bisa membuat suatu film
cara-cara melakukan suatu kegiatan, misalnya cara melakukan penghitungan dalam
matematika atau tata cara praktek tertentu yang benar atau mengambil sebagian
kegiatan yang penting. Sehingga dengan cara ini siswa bisa kita arahkan untuk
melakukan kegiatan yang benar atau mengambil kesimpulan dari kegiatan tersebut.
Cara lain adalah memanfaatkan media internet, kita bisa menampilkan
animasi yang berhubungan dengan materi yang kita ajarkan (meskipun tidak
semuanya tersedia).
3)
Virtual experiment
Maksud dari virtual experiment disini adalah suatu
kegiatan laboratorium yang dipindahkan di depan komputer. Anak bisa melakukan
beberapa eksperimen dengan memanfaatkan software virtual
(4)
Kelas virtual (Virtual Class)
Maksud kelas virtual di sini adalah
siswa belajar mandiri yang berbasiskan web. Dengan demikian guru juga
memperoleh kemudahan dalam memeriksa tugas dan menilai hasil pembelajaran
siswa. web dan blog. Ilmo.unnes.ac.id
2.5 Pengembangan Media Pembelajaran Pada
BK
Pengembangan media pembelajaran Bimbingan Konseling
menurut Agus Triyanto M.Pd terbagi
menjadi 2 yaitu :
1.
Media Grafis
a)
Modul
b)
Brosur
c)
Booklet
d)
Poster
e)
Newsletter
f)
Gambar
g)
Komik
2. Media Elektronik
a)
rekaman
audio
b)
Rekaman
video
c)
Presentasi
multimedia
d)
CD
interaktif
e)
Film
BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
Teknologi informasi dan komunikasi
adalah sarana pemanfaatan komputer sebagai alat untuk memproses, menyajikan,
serta mengelola data dan informasi dengan berbasis peralatan komunikasi yang
juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada orang lain.
Bimbingan dan konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui
wawancara konseling oleh sorang konselor kepada konseli secara
berkesinambungan, sistematis, dan normatif yang bermuara terselesaikannya
permasalahan klien serta dapat memanfaatkan potensi yang dimilki dan sarana yang
ada sehingga individu dapat memahami dirinya sendiri untuk mencapai perembangan
yang optimal dan menjadi individu yang mandiri.
Dewasa ini didunia modern, dituntut dengan adanya kemampuan
untuk memanfaatkan teknologi informasi kedalam semua bidang pekerjaan, termasuk
dalam melaksanakan konseling oleh seorang konselor . Maka dari itu sangat
diperlukan sekali pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaksanaan konseling .
Manfaat Tik dalam Bimbingan dan Konseling Konselor akan memiliki pandangan yang
baik dan bijaksana terhadap materi yang diberikan. Pencarian informasi yang
lebih akurat dan cepat, membutuhkan waktu yang relatif, konseling dapat
dilakukan dimana saja dan kapan saja dengan memanfaatkan teknologi yang ada.
3.2 Saran
Seorang konselor harus memahami tentang teknologi informasi
dan komunikasi karena dengan perkembangan zaman yang semakin modern seorang
konselor harus memberikan layanan dengan memperhatikan perkembangan zaman.
Dengan memanfaatkan teknologi yang ada konselor akan lebih mudah mewujudkan
tujuan konseling.
Daftar Pustaka
Prayitno dan E.Amti. 1994. Dasar-Dasar Bimbingan dan
Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.
http://bk112103.blogspot.com/2014/01/tik-dalam-pembelajaran-modern-bk_9.html
(Acces 5/9/14 11.20).
http://tresnainnovation.blogspot.com/2011/12/layanan-bimbingan-dan-konseling.html (Acces 5/9/14 11.00).
.jpg)







Pos yang mengesan
BalasHapusbu devi :)
BalasHapus